Jumat, 22 Juli 2011

Ketika Bersin Jangan Tutupi Hidung


Kebanyakan orang akan menggunakan tangannya untuk menutupi hidung dan mulut saat bersin agar kuman tidak menyebar. Seharusnya bersin ditutup dengan tisu atau saputangan, atau jika tidak tersedia maka lebih baik diarahkan ke lengan baju.
Jika ditutup dengan tangan, sebagian kuman tidak akan berlama-lama menempel di kulit dan segera beterbangan saat partikel-partikel bersin itu mulai mengering. Belum lagi jika kemudian tangannya memegang sesuatu, maka kuman itu akan mudah berpindah tempat.
Cara paling aman untuk membatasi penyebaran kuman adalah menutupi bersin dengan tisu, karena serabutnya yang lembut merupakan perangkap terbaik bagi kuman sekecil apapun. Tisu yang telah digunakan untuk bersin harus segera dibuang, sesudah itu tetap harus cuci tangan.
Untuk mengajarkan cara menggunakan tisu saat bersin, sebuah sekolah di Selandia Baru yakni Bucklands Beach Intermediate bahkan memberikan kelas tersendiri bagi para muridnya. Kelas yang dinamakan Sneeze Safe ini bertujuan untuk mengurangi risiko infeksi di lingkungan sekolah.
“Penting bagi para siswa untuk belajar menjaga kebersihan, karena tidak mudah mengendalikan pilek di sekolah,” ungkap Grace Sharrem, salah seorang guru yang mengajar di kelas Sneeze Safe seperti dikutip dari Times.co.nz, Minggu (8/5/2011).
Sementara itu di Inggris, Prof John Oxford dari London’s Queen Mary Medical School juga sangat tidak menyarankan untuk menutupi bersin dengan tangan kosong. Jika tidak punya tisu atau saputangan, ia menganjurkan untuk mengarahkan bersin ke lengan baju.
“Etika terbaru saat seseorang akan batuk dan bersin adalah mengarahkannya ke lengan baju, tidak cukup hanya menutupinya dengan telapak tangan. Cara ini bisa memutus rantai penularan kuman,” ungkap Prof Oxford seperti dikutip dari Physorg.com.
Untuk menjamin penutup bersin tetap steril, Prof Oxford juga lebih menganjurkan tisu yang hanya sekali pakai daripada saputangan yang bisa dicuci berulang-ulang. Namun saputangan atau lengan baju tetap lebih baik dibandingkan tangan kosong.
Meski sudah menggunakan tisu atau lengan baju, Prof Oxford juga sependapat bahwa sesudah bersin harus tetap cuci tangan di bawah air mengalir. Lakukan selama 40 detik, atau kira-kira sama dengan menyanyikan lagu Happy Birthday sebanyak 2 kali dengan tempo sedang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar